vUr5v3Aga5Yx91u6PVcXOoUvbSaqSTTT1jtWFLWh
Bookmark

Self-Care untuk Weekend di Ubud dengan Perawatan Spa

Weekend tidak harus dipenuhi dengan banyak agenda. Setelah beberapa hari yang cukup padat, 2 hari bisa menjadi waktu yang pas untuk menyisipkan waktu beristirahat dan perawatan tubuh.

Perawatan spa bisa menjadi salah satu agenda utama dalam self-care weekend di Ubud. Akoya Spa Ubud memiliki berbagai pilihan perawatan yang bisa disusun selama 2 hari, mulai dari Balinese Scrub dan pijat hingga perawatan wajah dan refleksi kaki.

Kuncinya bukan memasukkan sebanyak mungkin perawatan ke dalam jadwal. Berikan juga ruang untuk beristirahat agar setiap perawatan bisa dinikmati dengan lebih santai.

Jangan Isi Weekend dengan Terlalu Banyak Perawatan  

Saat punya waktu cuma 2 hari, rasanya memang gampang ingin mencoba semuanya. Apalagi kalau pilihan perawatan terlihat menarik. Tinggal pilih, pesan, lalu masukkan satu per satu ke jadwal.

Masalahnya, terlalu banyak perawatan dalam satu waktu justru bisa membuat weekend terasa melelahkan. Baru selesai satu sesi, sudah harus bersiap untuk sesi berikutnya. Akhirnya, waktu yang seharusnya dipakai untuk bersantai malah terasa seperti jadwal yang harus dikejar.

Beberapa perawatan tetap bisa dimasukkan dalam 2 hari selama urutannya masuk akal dan ada jeda yang cukup. Jenis layanan dan kondisi tubuh setelah setiap sesi juga perlu menjadi pertimbangan.

Hari Pertama Diisi dengan Perawatan Tubuh 

Hari pertama bisa difokuskan pada perawatan tubuh, terutama jika setelahnya tidak ada agenda yang terlalu padat.

Rangkaian dapat dimulai dengan foot bath. Kaki dibersihkan dan direndam sebagai pembuka sesi. Sederhana, tetapi cukup untuk membantu tubuh beralih dari aktivitas perjalanan menuju waktu relaksasi.

Setelah itu, Balinese Scrub dapat ditempatkan sebelum pijat. Lulur ini menggunakan bahan bertekstur untuk membantu mengangkat sel kulit mati dari permukaan kulit. Menempatkannya sebelum pijat membuat kedua sesi terasa seperti satu rangkaian.

Setelah scrub, sesi dapat dilanjutkan dengan Balinese Massage. Pijat khas Bali memadukan tekanan, gerakan pijat, dan peregangan untuk memberikan pengalaman relaksasi pada tubuh.

Rangkaian kemudian dapat ditutup dengan Relaxation Baths di Akoya Spa. Alurnya terasa cukup natural, mulai dari persiapan, eksfoliasi, pijat, lalu berendam.

Tidak perlu langsung mengisi waktu setelahnya dengan agenda lain. Hari pertama justru bisa dibuat lebih longgar supaya ada waktu untuk beristirahat setelah rangkaian spa.

Hari Kedua untuk Wajah dan Kaki

Setelah perawatan tubuh pada hari pertama, hari kedua bisa dibuat lebih ringan. Fokusnya dapat beralih ke perawatan wajah dan kaki.

Balinese Facial bisa menjadi pilihan utama. Ada satu hal yang perlu diperhatikan saat menyusun jadwal. Perawatan wajah dan rambut di Akoya Spa tidak dilakukan di villa, berbeda dengan perawatan tubuh yang tersedia sebagai layanan in-villa.

Karena sesi wajah dilakukan di ruang perawatan spa, waktu perjalanan menuju lokasi perlu ikut dimasukkan ke dalam jadwal. Dengan begitu, waktu untuk relaksasi tetap terasa santai dan tidak berubah menjadi agenda yang terburu-buru.

Setelah facial, refleksi kaki bisa menjadi pilihan untuk mengisi waktu sore. Sesi ini dilakukan dalam posisi duduk dan berfokus pada pijatan serta tekanan pada area kaki. Manikur dan pedikur juga tersedia jika ingin menutup weekend dengan sesi yang lebih ringan.

Bagi yang datang berdua, Akoya Spa juga menawarkan rangkaian perawatan untuk pasangan. Beberapa paket menggabungkan pengalaman spa dengan makan malam, sehingga sesi spa bisa menjadi bagian dari agenda malam tanpa membuat jadwal terasa terlalu padat.

Sisakan Waktu untuk Bersantai Setelah Perawatan

Saat menyusun jadwal spa, perhatian biasanya tertuju pada jenis perawatan, durasi, dan jam reservasi. Padahal, waktu kosong setelah sesi juga punya peran penting.

Setelah sesi selesai, tubuh sebaiknya tidak langsung kembali ke agenda berikutnya. Sisakan waktu untuk duduk santai, menikmati suasana, atau sekadar do nothing.

Bagian ini juga termasuk dalam rutinitas self-care. Setelah perawatan tubuh yang cukup panjang, misalnya, waktu santai dapat menjadi transisi sebelum kembali beraktivitas.

Untuk facial, anjuran terapis mengenai perawatan kulit setelah sesi juga perlu diperhatikan. Jika masih ada agenda di luar ruangan, perlindungan dari sinar matahari menjadi hal yang perlu dipikirkan, terutama di Bali.

Jadi, bukan hanya waktu untuk perawatan yang perlu disiapkan. Waktu untuk bersantai setelahnya juga sama pentingnya.

Menggunakan Waktu Weekend di Spa Terbaik di Bali 

Beberapa detail kecil bisa membuat jadwal self-care terasa jauh lebih nyaman.  

  • Jam operasional. Akoya Spa buka setiap hari dari pukul 09.00 hingga 20.00, dengan perawatan terakhir dimulai pukul 19.00. Sesi dengan durasi lebih panjang bisa ditempatkan lebih awal supaya jadwal tidak terasa mepet.
  • Waktu datang. Datang 10–15 menit lebih awal memberi waktu untuk persiapan dan konsultasi singkat mengenai tekanan pijat, area yang ingin dihindari, atau kondisi kulit.
  • Tempat perawatan. Perawatan tubuh tersedia sebagai layanan in-villa, sedangkan perawatan wajah dan rambut dilakukan di ruang spa.
  • Produk. Akoya Spa menggunakan produk dari Sensatia Botanicals, merek perawatan kulit asal Bali. Jika memiliki kulit sensitif atau alergi tertentu, informasi tersebut tetap perlu disampaikan kepada tim spa sebelum sesi dimulai.

Pada akhirnya, self-care tidak harus terlihat penuh atau rumit. Beberapa perawatan yang dipilih dengan tepat, ditambah waktu kosong di antaranya, sudah cukup untuk membuat weekend di Ubud terasa lebih santai.

 

Jadwal dapat disusun melalui halaman reservasi resmi Akoya Spa. Tim reservasi juga dapat membantu memberikan informasi mengenai pilihan perawatan yang sesuai dengan waktu yang tersedia.