vUr5v3Aga5Yx91u6PVcXOoUvbSaqSTTT1jtWFLWh
Bookmark

Cara Menentukan Kapasitas Panel Kapasitor Bank



Kapasitas panel kapasitor bank tidak sebaiknya ditentukan hanya dari kapasitas trafo. Perhitungan harus memakai daya aktif, faktor daya awal, faktor daya target, pola beban, dan kondisi harmonisa. Untuk kebutuhan proyek, lihat referensi Panel Kapasitor Bank 100 kVAR.

Data yang perlu disiapkan

  • Daya aktif rata-rata atau maksimum dalam kW.
  • Power factor awal dari power meter.
  • Power factor target sesuai kebutuhan instalasi.
  • Pola perubahan beban dan durasi operasi.
  • Informasi beban nonlinier yang menghasilkan harmonisa.

Rumus kebutuhan kVAR

Gunakan rumus: Qc = P x (tan phi1 - tan phi2). P adalah daya aktif dalam kW, phi1 adalah sudut dari faktor daya awal, dan phi2 adalah sudut dari faktor daya target. Nilai tan dapat diperoleh dari hubungan antara power factor dan sudutnya.

Contoh perhitungan

Misalnya beban aktif 500 kW memiliki faktor daya awal 0,75 dan target 0,95. Nilai tan phi untuk 0,75 sekitar 0,882, sedangkan untuk 0,95 sekitar 0,329. Maka kebutuhan kompensasi sekitar 500 x (0,882 - 0,329) = 276,5 kVAR. Nilai ini kemudian dibulatkan ke konfigurasi step yang tersedia, bukan langsung dipasang sebagai satu kapasitor tetap.

Memilih konfigurasi step

Susun step agar mengikuti perubahan beban. Contohnya 25 + 25 + 50 + 50 + 50 + 75 kVAR memberi fleksibilitas lebih baik daripada satu step 275 kVAR. Beban yang sangat berubah-ubah membutuhkan controller dengan jumlah step dan waktu respons yang sesuai.

Periksa risiko overcompensation

Target terlalu tinggi dapat menyebabkan leading power factor saat beban turun. Kondisi ini meningkatkan risiko resonansi dan switching yang tidak stabil. Karena itu, cek profil beban, setting controller, dan kebutuhan detuned reactor bila terdapat harmonisa.

Validasi dengan data lapangan

Perhitungan awal perlu dibandingkan dengan data power meter pada jam operasi yang berbeda. Beban puncak, beban minimum, dan perubahan proses dapat menghasilkan kebutuhan kVAR yang berbeda. Ambil data tegangan, arus, kW, kVAR, cos phi, dan THD agar ukuran panel tidak terlalu kecil atau berlebihan.

Setelah panel terpasang, aktifkan step secara bertahap dan amati faktor daya serta temperatur kapasitor. Pastikan controller tidak melakukan switching terlalu sering. Evaluasi ulang setting delay, target power factor, dan urutan step setelah sistem beroperasi normal selama beberapa hari.

Kesimpulan

Hitung kVAR berdasarkan data nyata, pilih kombinasi step yang fleksibel, dan validasi dengan pengukuran lapangan. Sizing akhir sebaiknya ditinjau oleh engineer kelistrikan sebelum panel dibuat.

Punya kebutuhan panel listrik untuk proyek Anda?

Konsultasikan spesifikasi, kapasitas, dan kebutuhan sistem kelistrikan Anda bersama Kanar Angkasa Electrical.

Hubungi kami untuk konsultasi dan penawaran.