vUr5v3Aga5Yx91u6PVcXOoUvbSaqSTTT1jtWFLWh
Bookmark

Perbandingan Handheld Game Console untuk AAA Games: Performa, Baterai, dan Harga

Wisataaja.com - Handheld game console kini bukan lagi sekadar perangkat untuk game ringan. Di tahun 2026, beberapa perangkat portabel sudah mampu menjalankan game AAA dengan performa yang mengesankan. Namun, sebelum membeli, penting untuk membandingkan dari sisi performa, daya tahan baterai, dan harga.

Berikut perbandingan tiga handheld game console populer untuk memainkan game AAA.


1. ASUS ROG Ally

Performa

ROG Ally menggunakan prosesor AMD Ryzen Z1 series yang dirancang untuk gaming portabel. Dalam pengujian berbagai game AAA seperti Cyberpunk 2077, perangkat ini mampu berjalan stabil di kisaran 30–60 FPS tergantung pengaturan grafis. Karena berbasis Windows, pengguna bisa mengakses Steam, Epic Games Store, hingga Xbox Game Pass tanpa batasan.

Baterai

Kapasitas baterainya cukup untuk 1,5–2 jam bermain game AAA di mode performa tinggi. Untuk game ringan, tentu bisa lebih lama. Kekurangannya, konsumsi daya cukup besar saat setting grafis tinggi.

Harga

Masuk kategori premium, tetapi sebanding dengan performa dan fleksibilitas sistem operasi.

Cocok untuk: Gamer yang ingin pengalaman seperti PC gaming dalam bentuk handheld.


2. Steam Deck OLED

Performa

Dikembangkan oleh Valve Corporation, Steam Deck OLED dioptimalkan untuk ekosistem Steam. Game seperti Elden Ring dapat berjalan stabil di setting medium dengan bantuan fitur FSR.

Secara performa, memang sedikit di bawah ROG Ally dalam beberapa skenario, tetapi optimalisasi sistem membuatnya tetap nyaman untuk gaming.

Baterai

Keunggulan utama versi OLED adalah efisiensi daya. Untuk game AAA, daya tahan baterai bisa mencapai 2–3 jam, sedikit lebih unggul dibanding kompetitor di kelasnya.

Harga

Relatif lebih terjangkau dibanding handheld Windows lainnya, menjadikannya pilihan menarik bagi gamer dengan budget lebih hemat.

Cocok untuk: Pengguna Steam aktif yang ingin performa stabil dan harga kompetitif.


3. Lenovo Legion Go

Performa

Lenovo Legion Go menawarkan performa setara ROG Ally karena menggunakan prosesor AMD seri Z1. Layar yang lebih besar memberikan pengalaman visual lebih imersif saat memainkan game AAA modern.

Namun, resolusi tinggi pada layar besar kadang membutuhkan penyesuaian grafis agar FPS tetap stabil.

Baterai

Daya tahan baterainya mirip dengan ROG Ally, sekitar 1,5–2 jam untuk game berat. Mode hemat daya bisa memperpanjang durasi, tetapi dengan penurunan performa.

Harga

Berada di kelas premium, biasanya sedikit lebih tinggi karena faktor layar besar dan desain modular.

Cocok untuk: Gamer yang mengutamakan layar luas dan pengalaman visual maksimal.


Mana yang Paling Worth It?

Jika fokus pada performa maksimal, ASUS ROG Ally dan Lenovo Legion Go unggul karena fleksibilitas Windows dan tenaga prosesor yang kuat.

Jika mengutamakan efisiensi baterai dan harga, Steam Deck OLED menjadi pilihan paling seimbang.