vUr5v3Aga5Yx91u6PVcXOoUvbSaqSTTT1jtWFLWh
Bookmark

Perbandingan Handheld Game Console untuk AAA Games: Performa, Baterai, dan Harga

Wisataaja.com -  Handheld game console kini bukan lagi sekadar perangkat untuk game kasual. Di tahun 2026, banyak perangkat genggam yang mampu menjalankan game AAA dengan grafis tinggi dan performa stabil. Namun, sebelum membeli, penting untuk membandingkan tiga aspek utama: performa, daya tahan baterai, dan harga.

Dalam artikel ini, kita akan membandingkan tiga perangkat populer yang sering direkomendasikan untuk bermain game berat seperti Cyberpunk 2077, Elden Ring, dan Grand Theft Auto V.


1. Steam Deck OLED

Performa

Steam Deck OLED menggunakan custom APU AMD berbasis RDNA 2. Untuk sebagian besar game AAA, perangkat ini mampu berjalan di setting medium dengan frame rate stabil di kisaran 30–45 FPS. Untuk game yang lebih ringan atau sudah dioptimasi dengan baik, performanya bisa lebih tinggi.

Baterai

Keunggulan versi OLED adalah efisiensi daya yang lebih baik dibanding versi LCD. Dalam penggunaan normal untuk game AAA, baterai bisa bertahan sekitar 2–4 jam tergantung pengaturan grafis dan tingkat kecerahan layar.

Harga

Dari segi harga, Steam Deck OLED relatif lebih terjangkau dibanding pesaing Windows-based. Ini membuatnya menarik bagi gamer yang ingin performa solid tanpa harus membayar terlalu mahal.


2. ASUS ROG Ally

Performa

ROG Ally, terutama versi Ryzen Z1 Extreme, menawarkan performa lebih tinggi dibanding Steam Deck. Banyak game AAA bisa berjalan di setting high dengan FPS yang lebih stabil. Dukungan Windows juga memungkinkan akses ke berbagai launcher seperti Steam dan Game Pass tanpa batasan.

Baterai

Karena performanya tinggi dan refresh rate layar mencapai 120Hz, konsumsi daya juga lebih besar. Untuk game AAA berat, baterai biasanya bertahan sekitar 1,5–3 jam.

Harga

ROG Ally berada di kelas harga menengah ke atas. Cocok bagi gamer yang menginginkan pengalaman mirip PC gaming dalam bentuk portable.


3. Lenovo Legion Go

Performa

Legion Go menggunakan chipset AMD Z1 Extreme yang setara dengan ROG Ally. Performa gaming untuk AAA hampir sama, dengan kemampuan menjalankan game modern di setting medium hingga high.

Baterai

Karena memiliki layar lebih besar (8,8 inci), konsumsi daya sedikit lebih tinggi. Rata-rata daya tahan baterai untuk game berat berada di kisaran 1,5–3 jam.

Harga

Legion Go biasanya dibanderol sedikit lebih tinggi karena menawarkan layar besar dan kontroler yang bisa dilepas. Cocok untuk gamer yang mengutamakan pengalaman visual lebih luas.


Mana yang Paling Worth It?

Jika fokus utama adalah harga dan efisiensi baterai, Steam Deck OLED menjadi pilihan paling seimbang.

Jika mengutamakan performa maksimal dan fleksibilitas Windows, ROG Ally atau Lenovo Legion Go lebih unggul.

Namun, perlu diingat bahwa game AAA terus berkembang dan semakin berat. Oleh karena itu, memilih perangkat dengan spesifikasi lebih tinggi bisa menjadi investasi jangka panjang.


Kesimpulan

Perbandingan handheld game console untuk AAA games di tahun 2026 menunjukkan bahwa masing-masing perangkat memiliki keunggulan berbeda. Steam Deck OLED unggul di harga dan efisiensi, ROG Ally menawarkan performa tinggi dengan sistem Windows, sementara Lenovo Legion Go menghadirkan layar besar dan fleksibilitas kontrol.

Sebelum membeli, sesuaikan pilihan dengan kebutuhan bermain, budget, dan jenis game favorit Anda. Dengan perangkat yang tepat, pengalaman bermain game AAA secara portable bisa tetap lancar, imersif, dan bebas lag.